bila sesuatu itu terlalu bagus untuk jadi kenyataan, waspadalah!

By | December 12, 2017

Geregetan.. mungkin kata itu yang paling bisa mewakili perasaan saya melihat begitu banyaknya orang yang ingin kaya secara cepat.. cepat dalam artian hitungan hari tanpa banyak bekerja dan tanpa menipu. Iya anda tidak salah baca, maksud saya ingin kerja secara cepat dalam hitungan hari tanpa banyak bekerja dan tanpa menipu. Ditengah begitu banyaknya buku-buku biografi orang-orang kaya yang isinya berisi perjuangan, pengorbanan dan jatuh bangun-nya dalam membangun ekonominya sehingga bisa menjadi kaya raya, yang mana hal ini juga berarti semua itu perlu proses, perlu pengorbanan dan perlu waktu. Setahu saya, tidak ada satupun buku biografi yang menulis kekayaan mereka itu diraih dalam hitungan hari dan dengan cara mudah, bahkan bisa dibilang semua diraih dengan berdarah-darah. Teringat kata seorang sahabat, “hati-hati dengan pikiranmu, kalau kamu berpikir menjadi kaya itu butuh pengorbanan dan kerja keras maka akan benar terjadi seperti itu” menurut sahabat saya tadi kenapa saya tidak merubah saja pikiran saya bahwa menjadi kaya itu mudah, paling tidak.. ada cara mudahnya untuk menjadi kaya. Dulu sewaktu di awal-awal memasuki dunia kerja dan terjebak di MLM yang Leadernya tidak bertanggung jawab, saya pun percaya akan itu.. apalagi si leader selalu memberikan contoh dan testimoni (yang belakangan saya tahu hanya setingan). Sungguh beruntung perjalanan hidup mengajarkan saya sebaliknya, hal yang sebenarnya, kenyataannya.. yaitu bahwa untuk menjadi kaya tidak bisa secara instan. Ini melanggar hukum yang mengatur alam semesta yaitu hukum alam. Hukum yang tidak bisa dibantah oleh siapapun dan agama apapun, hukum gravitasi, hukum sebab akibat dan atau hukum karma. Mencoba melawan hukum alam ini adalah kesia-siaan, yang akan kita dapatkan hanya kekecewaan dan kenyataan bahwa pikiranpun tidak bisa Melawan hukum alam ini. Orang-orang yang mengingkari hukum alam inilah yang menjadi sasaran empuk si penipu untuk mengeruk uang Anda dengan sepengetahuan anda, yah dengan sepengetahuan anda. bagaimana caranya? dengan menggunakan sesuatu yang berada di setiap manusia yaitu sifat serakah anda. Sifat yang ingin untung besar dengan pengorbanan minim.

if something looks too good to be true.. then beware! bila sesuatu itu terlalu bagus untuk jadi kenyataan, .. waspadalah!

kalimat itu saya dapatkan hasil dari jatuh bangun saya di dunia MLM, dan ternyata setelah membaca biografi orang-orang kaya itu, hampir semua mengatakan hal yang sama. “tidak ada yang begitu mudah, semua perlu pengorbanan”. Nah disaat-saat seperti inilah literasi keuangan akan menyelamatkan anda dari jebakan si penipu. baca juga : pendidikan keuangan Biasanya alat yang digunakan oleh si penipu untuk mengeruk uang anda adalah investasi, maksud saya dalihnya atau seolah-olah investasi.. namun tidak seperti investasi pada umumnya yang memerlukan waktu yang panjang untuk bisa kita nikmati hasilnya, investasi yang ditawarkan ini hanya memerlukan waktu paling lama dalam hitungan bulan untuk bisa mendapatkan hasil yang fantastis. Secara nasional, contoh model investasi ini adalah MMM dan new MMM. MMM yang pertama sudah terbukti bodong namun si penipu masih mencoba dengan newMMM dengan dalih uang anda akan kembali bila investasi kembali di new MMM ini dan sudah bisa dipastikan akan sama saja hasil akhirnya, anda kalah – si penipu menang. Dan cara memasarkan investasi semacam ini, semakin lama semakin canggih apalagi di era digital ini, untuk mengaburkan kedok nya menjadi semakin mudah. ada cerita yang mungkin bisa kita jadikan referensi dalam hal ini.. judulnya “monkey bussines” Disuatu desa yang rukun dan bersahabat datanglah satu orang kaya dan satu asistennya yang berniat mengambil uang dari penduduk desa dan membawanya kabur. Setelah melakukan pengamatan dan memperkirakan berapa jumlah monyet yang ada di Desa itu, si orang kaya mengumumkan kepada penduduk desa bahwa dia akan membeli se-ekor monyet seharga satu juta rupiah. mendadak monyet yang sebelumnya tidak ada harganya di desa itu menjadi begitu berharga, bayangkan saja sekarang ada orang yang mau membelinya seharga satu juta rupiah. Awalnya sedikit saja penduduk yang percaya, ada 20 monyet yang dijual kepada si orang kaya itu dan… terbayar tunai. waahh penduduk senang dan cerita dengan cepat menyebar ke seluruh desa. Ketika jumlah monyet sudah mulai berkurang dan semakin sulit menemukannya si orang kaya menaikkan harga monyet menjadi dua juta rupiah. Penduduk desa menjadi semakin bersemangat dan bahkan banyak yang meninggalkan pekerjaannya dan berganti profesi menjadi pemburu monyet. Sampai jumlah monyet di desa itu diperkirakan sudah tinggal satu atau dua ekor dan sangat sulit ditemukan, si orang kaya kembali menaikkan harganya menjadi lima juta rupiah. wahh kembali penduduk menjadi lebih semangat. Namun karena sulitnya menemukan monyet, para penduduk mulai kehilangan semangat karena tidak satu ekor monyetpun terlihat di desa. Beberapa waktu kemudian, si orang kaya pergi meninggalkan desa dan mengatakan kepada penduduk akan kembali beberapa hari lagi. dua hari setelah kepergiannya, asistennya mengumpulkan seluruh penduduk desa dan menawarkan monyet yang terkumpul di rumah orang kaya itu yang sudah dipindahkan ke rumah asistennya seharga tiga juta saja. Asistennya berkata ke penduduk bahwa dia memiliki beberapa monyet saja dan mau menjualnya ke penduduk desa, begitu si orang kaya balik ke desa si penduduk bisa menjualnya dengan harga terakhir sebesar lima juta rupiah. Waahhh siapa yang tidak tergiur melihat keuntungan di depan mata seperti itu, cerita pun menyebar dengan cepat dan monyet pun ludes terjual. Bayangkan membeli seharga tiga juta dan menjualnya kembali begitu si orang kaya datang ke desa seharga lima juta rupiah, keuntungan dua juta sudah ditangan. Namun ternyata yang terjadi adalah sebaliknya si orang kaya tidak pernah kembali, dan asistennya pun menghilang setelah mengambil keuntungan dari penduduk desa yang cepat tergiur dengan keuntungan besar. Si orang kaya dan asistennya berhasil memanfaatkan sifat serakah manusia. Jadi sebelum investasi pastikan dulu kewajarannya, uang kita akan diapakan oleh si pengelola, di gunakan untuk apa, untungnya berapa, dan yang di bagi ke kita berapa, garansinya apa, jaminannya apa ke kita dan apa risiko terburuknya. Itu adalah beberapa hal yang perlu kita perhatikan, dan kembali lagi bila itu terlalu bagus untuk jadi kenyataan maka WASPADALAH!. Bahkan menurut Warrent Buffet, salah satu orang terkaya sejagad bila anda akan berinvestasi pastikan dulu keamanan-nya sehingga anda tidak akan kehilangan uang anda. Memangnya pemilik pabrik makanan seperti KFC akan membagikan resep makannanya kepada banyak orang sehingga akan menjadikan pesaingnya? apakah pemilik pabrik otomotif akan membagikan rahasia nya kepada banyak orang sebingga akan banyak juga pesaingnya? enggak kan?.

Nah kalo ada model investasi yang berisi mengajak-ngajak orang seperti yang banyak beredar di Nusantara ini, perlu juga anda perhitungkan bagaimana seandainya sedikit orang yang mau bergabung dan apa efeknya ke investasi anda.

jadi selamat berinvestasi dan ingat di dunia ini terdapat hukum alam yang menggerakkannya #pendidikankeuangan #pengembangandiri

8 thoughts on “bila sesuatu itu terlalu bagus untuk jadi kenyataan, waspadalah!

  1. Gd Hadi

    Bli ijin mengunjungi blog nya yah, salam kenal saya GdHadi dari Rumah Kedua.

    TUlisannya panjang yah, menarik pula. Itu ada image broken, jadi gag keliatan apa ilustrasinya.
    Yuk kunjungi saya jg yah di Rumah Kedua, kalo ada blogroll kita tuker2an link biar mudah saling kunjung.

    Suksma

    Reply
  2. tours in dubai cost

    Surely awesome stuff you have shared with your audience… I am a travel blog and follow some specifics. By the way keep working like this

    Reply
  3. GKPAD

    Surely awesome stuff you have shared with your audience… I am a travel blog and follow some specifics. By the way keep working like this

    Reply
  4. Johnson Meadors

    Wow! Thank you! I permanently wanted to write on my website something like that. Can I take a fragment of your post to my blog?

    Reply
  5. qam modulator

    You made some decent points there. I did a search on the subject matter and found most individuals will consent with your blog.

    Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *