Hal kecil Yang membuat Anda Menang

By | January 11, 2018

selamat pagi pemuda nusantara yang sangat luar biasa, senang sekali saya bisa menulis lagi di blog sederhana ini. The devil is in the detail, begitu kata banyak sekali pakar manajemen, pemimpin tertinggi perusahaan dan pemilik perusahaan. Di awal-awal perjalanan meniti karir kalimat tadi hanya lewat begitu saja di telinga, masuk kiri keluar kanan begitu kata Guru saya di sekolah dulu ketika apa yang dijelaskannya atau yang berusaha diajarkanya disekolah tidak saya mengerti yang terlihat dari hasil tes yang tidak sesuai harapan Guru saya sewaktu sekolah dulu.

Baiklah saya akan cerita pengalaman saya yang membuat saya menjadi begitu dengan kalimat itu, dan ternyata benar saya membuktikan bahwa memang iya “the devil is in the detail”, banyak sekali contoh-contoh kasus tentang ini di perusahaan besar dan Anda bisa browsing tentang itu, namun izinkan saya membagikan pengalaman saya tentang ini yang terjadi di salah satu usaha yang sedang saya kembangkan bersama istri di langitbumiku kebaya.

Usaha yang di mulai oleh istri saya ini adalah penjualan pakaian adat daerah Nusantara yang melayani seluruh Indonesia. Kenapa bisa melayani seluruh Indonesia? sebab kami menjalankannya dengan cara online. Jadi konsepnya saat ini tanpa toko, hanya online saja.

Sementara Anda menghela nafas saat membaca ini perhatian anda bisa kembali ke sini lagi, bisnis online yang dijalani oleh istri saya ini tentunya sangat berhubungan dengan jasa ekspedisi. Ada banyak sekali jasa ekspedisi yang ada di Nusantara ini, singkat cerita kami hanya memilih beberapa jasa ekspedisi sebagai mitra bisnis kami karena faktor detail tadi. Bisnis ekspedisi ini pun sangat menarik untuk di jalankan, dan itu sebabnya pemain besar seperti POS Indonesia pun meliriknya. Belakangan pemain dari China mencoba masuk dan meramaikan industri ini. Lalu dimana cerita the devil is in the detailnya?.

baiklah, Setelah berpindah jasa ekspedisi beberapa kali akhirnya kami memilih hanya dua saja sebagai mitra, satu milik pemerintah dan satunya milik China namun mempekerjakan banyak sekali orang Indonesia. Ceritera berawal dari saat saya mencoba mengirimkan paket melalui jasa ekspedisi milik pemerintah dengan tanpa persiapan sebelumnya. Tanpa persiapan maksudnya paket belum saya bungkus, memang bila ada pengiriman mendadak kalau di jasa ekspedisi Utama kami, kami segera datang ke sana dan mengemas paketan di kantor ekspedisi langganan dan diberikan lakban (plaster bening) gratis untuk mengemas paketan kami agar layak dikirim. Namun saya kaget saat mencoba di jasa ekspedisi milik pemerintah untuk melakukan hal yang sama. Saat saya katakan saya mau meminta lakban untuk pengemasan eh malah ditawari ongkos pengemasan sebesar 10rb rupiah atau saya disarankan mengemasnya dulu dirumah kemudian baru mengirimkannya kembali. What? kata saya dalam hati ” kalau saya pulang, saya gak akan menghabiskan waktu saya untuk balik ke sini lagi, saya akan kirim keesokan hari di ekspedisi langganan saya”

baca juga : pendidikan keuangan

Coba kita analisa lakban yang saya habiskan untuk mengemas paketan saya itu paling gak lebih dari 2rb. Sedangkan bila saya membeli satu roll lakban hargannya cuma 4rb-an. sementara margin yang istri saya ambil rata-rata 25rb. kalau kepotong untuk packing 10rb, sangat terasa bagi kami. Akhirnnya saya membatalkan mengirimkan paket melalui ekpedisi pemerintah dan melanjutkan keesokan hari ke ekpedisi langganan istri saya.

itulah “the devil is in the detail” hanya karena gak boleh minta lakban yang bila di hitung gak lebih dari 2rb konsumen Anda hilang. Nah, untuk anda pemuda nusantara yang sedang berbisnis atau bekerja perhatikan juga hal-hal yang kecil ya, karena seringkali hal kecil itulah kuncinya.

salam nusantara jaya!

2 thoughts on “Hal kecil Yang membuat Anda Menang

  1. Deangelo Hindle

    This design is spectacular! You definitely know how to keep a reader amused. Between your wit and your videos, I was almost moved to start my own blog (well, almost…HaHa!) Excellent job. I really enjoyed what you had to say, and more than that, how you presented it. Too cool!

    Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *