Mencoba adalah tanda kalau Anda masih hidup

By | March 25, 2017

Selamat pagi sidang pembaca, sudah cukup lama saya tidak berbagi melalui tulisan di blog ini. Izinkan pagi ini saya berbagi tentang keberanian untuk mencoba, kenapa berisi “keberanian” ? … ya bahkan “mencoba” pun butuh keberanian. Mencoba berarti keluar dari zona nyaman kita, dan ini tentu butuh keberanian, dan kenapa juga butuh keberanian untuk keluar dari zona nyaman kita? Sebab keluar dari zona nyaman adalah merupakan ketidak pastian dan sudah sifat alami manusia yang belum cukup luas wawasannya untuk antipati terhadap perubahan. Namun orang-orang yang sudah melewati banyak sekali kegagalan (baca: pelajaran) kehidupan menyadari kalau salah satu hal penting yang diperlukan untuk tetap bertahan hidup adalah perubahan. Melalui tulisan ini saya ingin mengajak sidang pembaca untuk melakukan pengembangan diri serta me-marketingkan diri dengan cara mencoba. Coba hal apa saja sebisa kita dan semampu kita, diam bukanlah pilihan bijak

“sudah sifat alami manusia yang belum cukup luas wawasannya untuk antipati terhadap perubahan”

Ketika kita dianggap gagal oleh banyak orang saat mencoba sesuatu hal yang baru atau hal berbeda, teruslah mencoba. Saya tiba-tiba teringat oleh perkataan seorang guru,” sebelum kapal anda menembakkan meriam maka tembaklah peluru terlebih dahulu” ya, diawal-awal tembaklah peluru terlebih dahulu, bila meleset dari sasaran geser arah tembakan sampai tepat mengenai sasaran. Nah ketika sasaran sudah kena dengan peluru maka segeralah tembakkan meriam secepatnya. Lalu apa hubungan cerita tadi dengan mencoba ? tahukah sidang pembaca nusantara kalau tembakan dengan peluru di awal-awal itu adalah mencoba.

Apakah pemuda nusantara sudah mencoba banyak hal sebelum menemukan “passion” Anda? Saat tulisan ini dibuat saya sudah mencoba kira-kira enam jenis usaha, ada beberapa yang gagal namun ada beberapa yang masih berjalan sampai saat ini. Yang gagal tadi saya anggap sebagai pelajaran kehidupan, dan kata seorang sahabat pelajaran itu sangat mahal harganya. Bahkan pelajaran kehidupan itu bisa lebih mahal nilainya dari seminar paling mahal di dunia ini. Saya pernah membaca kisah yang menginspirasi saya namun saya lupa sumbernya dari mana, ceritanya kurang lebih begini :
Di sebuah perusahaan ada salah satu karyawan nya yang melakukan kegiatan hingga merugikan perusahaan sampai sejumlah satu milliar lebih. Namun kegiatan yang ia lakukan bukanlah kegiatan curang atau mencuri dari perusahaan. Jadi ceritanya si karyawan salah mengambil keputusan bisnis sehingga merugikan perusahaan lebih dari satu milliar lebih. Saat itu segera karyawan yang bersangkutan di panggil oleh pemilik perusahaan, sementara saat dipanggil itu si karyawan sedang meratapi nasibnya. Waktu itu gajihnya masih jutaan yang walaupun dia bekerja 20an tahun pun kerugian itu tidak akan bisa dia cicil dengan uang gajih yang diterimannya. Segera dia menghadap ke pemilik perusahaan yang sekaligus pemimpin perusahaan tempat ia bekerja. Dan sipemilik setelah menginformasikan sebentar tentang kesalahan yang dilakukan oleh si karyawan dan berapa jumlah kerugian yang ditimbulkan menyampaikankepada si karyawan agar tidak khawatir akan dipecat. Sontak saja si karyawan kaget, melihat reaksi si karyawan, si pemilik pun segera memberitahukan kepada nya kalau pelajaran itu sangatlah mahal dan dari sekian pelajaran itu yang paling bagus adalah pengalaman.

Si pemilik hanya berpesan begini kepada karyawan yang rajin itu (catat, karyawan yang rajin ya hehe). “jadikanlah hal ini sebagai pelajaran untuk perkembangan bisnis perusahaan kedepan”.
Semenjak hari itu si karyawan menjadi lebih loyal kepada perusahaan dan menghasilkan pendapatan yang melebihi tahun-tahun sebelumnya.

Kembali ke laptop ya.. apa yang dilakukan oleh si karyawan itu adalah mencoba hal baru yang hasilnya belum tentu menguntungkan, bisa saja rugi. Namun si pemilik menyadari bila karyawan itu mencoba dan gagal, dia tetap selangkah didepan dari orang-orang yang sedang mencoba.
Sudahkah anda mulai mencoba?

2 thoughts on “Mencoba adalah tanda kalau Anda masih hidup

  1. Brianna Boiani

    Thank you for sharing superb informations. Your web-site is very cool. I am impressed by the details that you have on this web site. It reveals how nicely you understand this subject. Bookmarked this website page, will come back for extra articles. You, my pal, ROCK! I found simply the information I already searched everywhere and simply couldn’t come across. What an ideal site.

    Reply

Leave a Reply to Brianna Boiani Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *